Jumat, 18 Juli 2014

TUGAS ANIMASI : PRAKTEK KODE ETIK DALAM/PENGGUNAAN TI


Tugas Animasi
  
JUDUL : PRAKTEK KODE ETIK DALAM/PENGGUNAAN TI 
DURASI : 00 : 06 : 02      
PRODUKSI : APA SAJA PRODUCTION  
NAMA KELOMPOK :
  1. Eko Prasetio
  2. Erbianto Nugraha
  3. Gaung Saputra
  4. Oktario Diputra
  5. Wisnu Sukma
Skenario PRAKTEK KODE ETIK DALAM/PENGGUNAAN TI

Latar : EKST – DAPUR - SIANG
Jeruk :
Ahaha,akhirnya bisa masuk kedalam akun facebook si Apel.

Jeruk :
Aku dendam banget sama si Apel yang udah ngerebut mantan aku.

Mangga :
Lagi ngapain tuh si Jeruk serius amat maen laptop, jadi penasaran aku.

Jeruk :
Mau ngapain kamu ngintipin aku, pengen tau urusan orang aja.

Mangga :
Kita kan buah, ehh tapi kamu enggak ada kerjaan lain apa malah ng-hack facebook orang ?

Jeruk :
Biarin aja ini kan urusan aku...

Mangga :
Ya udah terserah ...

Latar : EKS – DAPUR – SIANG, KEESOKAN HARINYA
Jeruk :
Haaaa kenapa nih facebook aku kagak bisa dibuka ?

Jeruk :
Wah facebook aku ada yang ng-hack ini.

Mangga :
Kamu kenapa ruk ruk beruk, ehh jeruk haha ?

Jeruk :
Sial kamu agh, ini facebook aku kagak bisa dibuka ada yang ng-hack, kamu ya orangnya ?

Mangga :
Ehh janggan ngomong sembarangan kamu fitnah aku lagian ngapain juga aku ng-hack facebook kamu kurang kerjaan amat.

Mangga :
Lagian hacking itu merupakan tindakan kejahatan yang merugikan orang lain.

Jeruk :
Terus ini siapa yang ng-hack facebook aku ?

Mangga :
Mana aku tau, sukurin lagian sih kamu kemaren ng-hack facebooknya si Apel.

Jeruk :
Abis aku kesel sama si Apel udah ngerebut mantan aku soalnya.

Mangga :
Ya elah kamu ngapain juga sih urusan dunia nyata dibawa-bawa ke dunia maya.

Mangga :
Masa kamu kagak tau etika saat menggunakan teknologi informasi, kamu kan udah make internet bertahun-tahun masa enggak ngertii ?

Jeruk :
Hah ? masa Cuma internetan pake etika segala ribet amat, emangnya penting banget apa.

Mangga :
Ehh ruk ruk beruk kayaknya enggak internean doank deh kamu tapi secara enggak langsung kan kamu make teknologi informasi.

Jeruk :
Ehem hmm....

Mangga :
Nih aku sebutin kelakuan kamu pas menggunakan teknologi informasi yang enggak pake etika.

Jeruk :
Ohh yahh

Mangga :
Waktu itu kamu nyabut kabel lan dari komputernya si Semangka terus kamu pake buat internetan, padahal si Semangka lagi ngejalanin bisnis onlinenya dan jadinya si Semangga rugi gara-gara kamu.

Jeruk :
He he he ......

Mangga :
Terus kamu juga minjem komputer aku kamu otak atik sama hack isi dokumen aku yang penggen aku kirim ke klien aku, hasilnya klien aku ninggalin aku gitu aja karena dokumen aku berantakan.

Jeruk :
Maaf itu aku cuma iseng aja padahal.

Mangga :
Huehuehue, terus yang terakhir kamu foto nenek – nenek lagi mandi sampe it nenek-nenek shock dan lompat dari bangku gara-gara tau kalo fotonya pas lagi mandi kamu upload ke beberapa sosial media.

Jeruk :
Iya deh aku salah, erus ini gimana dong ?

Mangga :
Yaudah kamu harus tau sama belajar etika dalam menggunakan teknologi infomasi.

Jeruk :
Kamu tau ?

Mangga :
Kamu denger ya etika dalam menggunakan teknologi informasi itu mencangkup lima hal utama, yaitu Integrity, Confidentiality, Avaliability, Privacy dan Terms.

Jeruk :
Hmm... bisa kamu jelasin kagak ?

Mangga :
Oke aku jelasin denger baik - baik.

Latar : EKS – DAPUR – SIANG
Mangga :
Yang pertama Integrity  adalah hal atau aspek yang menjamin bahwa data tidak boleh berubah tanpa adanya ijin dari dari pihak yang berwenang.

Jeruk :
Maaf pas aku ngotak atik komputer kamu sampe data dokumen kamu berantakan.

Mangga :
Yang kedua Confidentiality adalah aspek yang manjamin kerahasiaan data atau informasi.

Mangga :
Yang ketiga aspek yang menjamin bahwa data siap ketika dibutuhkan.

Mangga :
Yang keempat Privasi adalah hak dari masing-masing individu untuk menentukan sendiri kapan, bagaimana, dan untuk apa penggunaan informasi mengenai mereka dalam hal berhubungan dengan individu lain.

Mangga :
Terus yang terakhir Terms adalah suatu kata atau suatu kumpulan kata yang  merupakan ekspressi verbal dari suatu pengertian. Bagian dari proposisi yang berfungsi sebagai subyek  atau predikat, serta dapat berfungsi sebagai  penghubung antara dua proposisi yang disebut premis dalam sebuah silogisme.

Jeruk :
Wah ternyata banyak juga.

Mangga :
Tuh udah aku jelasin mulai berubah kamu dari sekarang yah.

Jeruk :
Iya aku berusaha buat berubah deh biar aku enggak merugikan orang lain karena ulah aku.

Mangga :
Iya juga kamu jangan bawa urusan dunia nyata ke dunia maya, untung aja kamu kagak dilaporin ke pihak berwajib karena kelakuan kamu.

Jeruk :
Hahaha iya yah.

Mangga :
Jangan lupa kamu juga minta maaf sama si Semangga terus juga si Apel.

Jeruk :
Iya ntar kalo aku ketemu sama mereka aku minta maaf.







Pesan Dalam Skenario :
Hormatilah hak sesama pengguna internet katakan tidak pada hacking yang dapat merugikan orang lain.

Kamis, 26 Juni 2014

Aplikasi Website Reservasi Nomor Antrian Harian Bengkel Pt. Setiajaya Mobilindo Dengan Menggunakan Php Dan Mysql

1. Latar Belakang Masalah

Perkembangan internet dan aplikasinya telah berkembang dengan sangat luas. Internet dapat diibaratkan seperti sebuah ruangan yang sangat luas dan berisi berbagai macam informasi yang mengalir dan silih berganti. Internet digunakan untuk berbagai macam bidang. Dari mulai bidang pendidikan, perdagangan, politik, hobi, ajang promosi dan lain sebagainya. Padatnya jumlah pegawai atau pencari kerja pada suatu perusahan, mendorong suatu perusahan besar atau kecil maupun badan usaha industri, untuk meningkatkan sumber daya manusia yang mengelola tingkat intelektualitas, serta kualitas dengan efektifitas dan efesiensi waktu didalam bekerja. Untuk memberikan arti tentang disiplin waktu dalam mengatur kegiatan kerja dan kegiatan diluar pekerjaan seperti melakukan perbaikan mobil atau perawatan mobil. 

Disinilah penulis berusaha dan membuat sebuah website yang nantinya akan diharapkan dapat membantu dan mempermudah para pelanggan dalam melakukan perbaikan dan perawatan mobil dengan melakukan reservasi sebelumnya untuk mendapatkan nomor antrian. Nomor antrian yang akan digunakan pada saat melakukan perbaikan dan perawatan mobil.

PT. Setiajaya Mobilindo Cibubur yang bergerak dalam bidang otomotif, sampai saat ini pemesanan nomor antrian masih menggunakan sistem manual, sehingga akan memungkinkan terjadinya penyerobotan nomor antrian dan untuk menghindari kepadatan antrian di area bengkel. Untuk itulah penulis mencoba memberikan solusi didalam membantu proses pemesanan online pada PT. Setiajaya Mobilindo Cibubur, yakni dengan membuat “Aplikasi Website Reservasi Nomor Antrian Harian Bengkel PT. Setiajaya Mobilindo dengan menggunakan PHP dan MySQL”.

2. Batasan Masalah

Mengingat luasnya cakupan masalah dalam mengembangkan suatu website. Maka penulis membatasi cakupan pembahasan dalam pembuatan nomor antrian pelanggan dan mengolah data pelanggan dengan menggunakan PHP dan MySQL.

3. Tujuan Penelitian

Tujuan dari penulisan ilmiah ini adalah  mempermudah dan mempersingkat waktu disela-sela padatnya aktifitas yang dimiliki pelanggan dalam merawat serta memperbaiki mobil dengan melakukan reservasi pada bengkel PT. Setiajaya Mobilindo Cibubur.

4. Metode Penelitian

Pengumpulan data yang digunakan penulis untuk memperoleh data serta informasi yang dibutuhkan melalui :
  1. Studi lapangan : Penulis terjun langsung ke PT. Setiajaya Mobilindo Cibubur untuk mendapat informasi yang aktual dan akurat.
  2. Studi pustaka : Selain studi lapangan penulis juga melakukan studi pustaka dimana penulis mencari data melalui literatur, buku-buku serta melakukan browsing internet.
5. Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan ilmiah ini terdiri atas 5 (lima) bab yaitu :
  1. Bab I: Pendahuluan, pada bab ini membahas mengenai latar belakang masalah yang dihadapi, batasan masalah, tujuan penulisan, serta metode penulisan dan sistematika penulisan. 
  2. Bab II: Landasan Teori, pada bab ini membahas teori yang penulis gunakan untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi serta pembahasan mengenai definisi reservasi, internet, bahasa pemrograman yang digunakan, beserta penjelasan singkat mengenai fungsi-fungsi database dan software yang digunakan dalam pembuatan website.
  3. Bab III: Tinjauan Umum Perusahaan, pada bab ini menjelaskan tentang keadaan umum PT. Setiajaya Mobilindo Cibubur.
  4. Bab IV: Analisis dan Pembahasan, pada bab  ini akan dijelaskan cara-cara penyusunan serta langkah-langkah pembuatan website ini. Pada bab ini juga disertakan alur aliran data dari dan ke suatu halaman.
  5. Bab V: Penutup, Pada bab ini merupakan kesimpulan dari semua uraian dan penjelasan yang telah dijabarkan dari Bab I sampai Bab III serta penulis memberikan sedikit saran secara garis besar.
6. Daftar Pustaka

  1. Anhar. 2010. Panduan Menguasai PHP dan MySql Secara Otodidak. Jakarta: MediaKita.
  2. Ardhana, Ym Kusuma. 2012. PHP Menyelesaikan Website 30 Juta!. Jakarta: Jasakom.
  3. Hartono, Jogiyanto. 2005. Analisis & Desain Sistem Informasi Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis. Yogyakarta: Andi Yogyakarta.
  4. Prasetyo, Didik Dwi. 2003. Tip dan Trik PHP dan MySQL. Jakarta: Elex Media Koputindo.
  5. Suartana, I Wayan. 1987. Prosedur Reservation Untuk Wisatawan Sebagai Media Pemesanan fasilitas Pariwisata. Jakarta: Balai Pustaka.
  6. Sumatrihartono, Bimo. 2001. PHP dan MySQL untuk Web. Yogyakarta: Andi Yogyakarta.
  7. Wiryana, I Made. 1997. Pengantar Internet. Jakarta: Universitas Gunadarma.
  8. Ashary, Fadhly. Pengertian UML (Unified Modeling Language) (online), (http://fadhlyashary.blogspot.com/2012/06/pengertian-uml-unified-modeling.html, diakses tanggal 18 Juni 2013).
  9. Hakim, Zainal. 2013. Membuat Nomor Urut Harian dengan PHP (online), (http://www.zainalhakim.web.id/posting/membuat-nomor-urut-harian-dengan-php.html, diakses tanggal 8 Juni 2013).
  10. Mkr, Satank. 2013. Menampilkan Tanggal dan Waktu saat ini dengan Javascript (online), (http://mkr-site.blogspot.com/2013/02/menampilkan-tanggal-waktu-jam-javascript.html, diakses tanggal 21 Juni 2013).

Rabu, 25 Juni 2014

CV (Curriculum Vitae)

Daftar Riwayat Hidup

  • Data Pribadi

Nama : Wisnu Sukma Darmawan
Jenis Kelamin : Laki-laki
Tempat, Tanggal lahir : Jakarta, 17 Oktober 1992
Kewarganegaraa : Indonesia
Status perkawinan : Belum Kawin
Tinggi, berat badan : 180cm, 58kg
Agama : Islam
Alamat : Jl. Kranji 5/6 No.50 Ciganjur,  Jagakarsa, Jakarta Selatan
Telepon, Hp : -, 089661146666
E-mail : wisnu.sukma@gmail.com

  • Pendidikan
Formal
  1. 1998 – 2004 : SDN Ciganjur 01 Pagi
  2. 2004 – 2007 : SMPN 253 Jakarta
  3. 2007 – 2010 : SMA Suluh Jakarta
Non Formal
  1. 2012 : Kursus Web Programming Using PHP and MySql

  • Kemampuan
  1. Kemampuan Komputer (Ms. Office, Php, Mysql, Javascript, Html, dan Internet)
  2. Sistem Basis Data (Database)
  3. Sistem Analisis Statistik

  • Pengalaman Organisasi
  1. Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Gunadarma (HIMSI)
  2. Karang Taruna Rt 05/06 Ciganjur, Jagakarsa
  3. ROHIS SMA Suluh Jakarta

  • Pengalaman Kerja
  1. (2010) Praktek Kerja Lapangan : Instalasi Jaringan Perkantoran


Jakarta, 25 Juni 2014



Wisnu Sukma Darmawan

GIS Yang Mampu Membaca Wajah berbasis Augmented Reality

GIS (Geographic Information System) adalah sebuah sistem informasi yang mampu mengelola data spasial yang bersifat geografis. GIS sekarang sudah banyak kita temui dan diterapkan dikehidupan sehari-hari. Semakin pesatnya kemajuan teknologi informasi banyak mendorong setiap individu ikut turut serta dalam mengembangkan dirinya dengan memakai produk IT ataupun membuat produk IT tersebut.

GIS yang mampu membaca wajah seseorang digunakan agar seseorang dapat mengetahui sebenarnya keadaan yang ia rasakan dan dapat mengetahui tempat apa yang pantas untuk dikunjunginya. Alasan kenapa wajah seseorang yang menjadi objek dari aplikasi ini, yaitu :
  1. Dengan wajah kita biasanya mengetahui mood atau keadaan suasana hati seseorang.
  2. Dengan wajah pun kita dapat mengetahui karakter dari seseorang.
  3. Wajah juga dapat dijadikan untuk melihat kejujuran dan ketulusan apabila seseorang ada yang sedang berbohong ketika berbicara.

Sebenarnya tanpa kita membaca wajah pun kita dapat mengetahui keadaan seseorang dengan melihat emotions yang dikirimkan lewat berbagai aplikasi chat, e-mail dan message. Tapi untuk dapat benar-benar tahu suasana hati ataupun tingkat stres seseorang dengan melihat langsung dan dengan sharing dengannya.

GIS dalam membaca wajah ini digunakan untuk memberi tahu seseorang tempat apa yang tepat untuk dirinya agar dapat mengunjunginya. Aplikasi yang dibuat dengan tujuan sebagai berikut :
  1. Memberi solusi dalam mencari tempat apa yang tepat sesuai dengan mood seseorang.
  2. Membantu seseorang untuk mengetahui orang yang disukainya ingin pergi kemana.
GIS yang mampu membaca wajah harus dapat mengenali berbagai macam wajah yang menjadi tolak ukur mungkin dengan emotions yang ada pada berbagai online chat. Penulis hanya memberi contoh mungkin seperti gambar dibawah ini :

Senang = cocok untuk ke Margo City atau Cibodas
Langsung saja, cara kerja GIS Yang Mampu Membaca Wajah berbasis Augmented Reality, yaitu :
  1. Mengambil foto terbaru.
  2. Menyimpan foto untuk dibaca aplikasi.
  3. Menampilkan keadaan mood atau suasana hati seseorang.
  4. Menampilkan beberapa lokasi atau tempat yang kemungkinan tepat untuk disinggahi dalam ruang lingkup disekitar user berada.
  5. Menetapkan pilihan lokasi yang diinginkan.
  6. Menampilkan map letak lokasi yang dipilih.
Storyboard GIS Yang Mampu Membaca Wajah berbasis Augmented Reality :
1. Tampilan Awal

2. Tampilan Membaca Wajah



3. Tampilan Output Mood dari Gambar

4. Tampilan Output Lokasi yang dipilih

Jumat, 22 November 2013

Cloud Computing

# Pengertian Cloud Computing
Cloud Computing adalah suatu istilah yang banyak digunakan oleh Industi IT yang memiliki arti yang berbeda bagi setiap orang. Namun pada intinya cloud computing adalah suatu pergeseran dari perusahaan dalam membeli dan memelihara server dan aplikasi on-premise yang mahal, dan bergerak menuju metode penyewaan IT, sesuai dengan kebutuhan, dari penyedia layanan public.

Hanya dalam beberapa tahun terakhir hal ini telah menjadi layak dan masuk akal bagi perusahaan untuk memindahkan teknologi mereka ke sebuah pusat data yang dikelola secara profesional oleh pihak luar. Perubahan ini telah didorong oleh mulai tersedianya Internet berkecepatan tinggi yang tidak hanya tersedia di kantor Anda, tetapi juga di rumah, di warung kopi dan di mana saja anda dapat melakukan penerimaan sinyal telepon seluler. Kenyataan ini telah memungkinkan terjadinya konsolidasi yang revolusioner.

Alasan ekonomi yang menjadi pendorong di belakang konsolidasi ini adalah penghematan biaya yang signifikan dan pengurangan risiko yang diterima oleh perusahaan ketika mereka memusatkan sumber daya teknologi mereka di sebuah pusat data yang dikelola secara profesional oleh pihak luar. Penyedia layanan publik dapat mengimplementasikan keamanan industri yang paling canggih dan proses ketersediaan yang tinggi serta menawarkan pemantauan dan pemeliharaan server 24x7.

Biaya teknologi yang lebih rendah karena penyedia layanan public dapat berbagi sumber daya teknologi dan melakukan pembelian perangkat keras dan perangkat lunak dalam jumlah besar untuk Anda. Saat ini, dengan biaya lebih murah perusahaan dapat mendapatkan perangkat lunak terbaru maupun ketersediaan sistem yang tinggi yang dulunya hanya bisa dijangkau oleh perusahaan besar.

Cloud Computing

 
#  Tingkatan Layanan Cloud Computing
 Cloud Computing mempunyai 3 tingkatan layanan yang diberikan kepada pengguna, yaitu :
  1. Infrastructure as service, hal ini meliputi Grid untuk virtualized server, storage & network. Contohnya seperti Amazon Elastic Compute Cloud dan Simple Storage Service.
  2. Platform as a service, hal ini memfokuskan pada aplikasi dimana dalam hal ini seorang developer tidak perlu memikirkan hardware dan tetap fokus pada pembuatan aplikasi tanpa harus mengkhawatirkan sistem operasi, infrastructure scaling, load balancing dan lain-lain. Contohnya yang sudah mengimplementasikan ini adalah Force.com dan Microsoft Azure investment.
  3. Software as a service, hal ini memfokuskan pada aplikasi dengan Web-based interface yang diakses melalui Web Service dan Web 2.0. Contohnya adalah Google Apps, SalesForce.com dan aplikasi jejaring sosial seperti FaceBook.

# Kelebihan Cloud Computing
  1. Menghemat biaya investasi awal untuk pembelian sumber daya.
  2. Bisa menghemat waktu sehingga perusahaan bisa langsung fokus ke profit dan berkembang dengan cepat.
  3. Membuat operasional dan manajemen lebih mudah karena sistem pribadi/perusahaan yang tersambung dalam satu cloud dapat dimonitor dan diatur dengan mudah.
  4. Menjadikan kolaborasi yang terpercaya dan lebih ramping.
  5. Mengehemat biaya operasional pada saat realibilitas ingin ditingkatkan dan kritikal sistem informasi yang dibangun.

# Kelemahan Cloud Computing
Komputer akan menjadi lambat atau tidak bisa dipakai sama sekali jika internet bermasalah atau kelebihan beban. Dan juga perusahaan yang menyewa layanan dari cloud computing tidak punya akses langsung ke sumber daya. Jadi, semua tergantung dari kondisi vendor/penyedia layanan cloud computing. Jika server vendor rusak atau punya layanan backup yang buruk, maka perusahaan akan mengalami kerugian besar. 

* Sumber :
  • http://www.cloudindonesia.or.id/apa-itu-cloud-computing.html
  • http://teknoinfo.web.id/teknologi-cloud-computing/
  • http://ilhamsk.com/apa-itu-cloud-computing/
  •  http://indonesiancloud.com/id/content/cloud-computing

Senin, 04 November 2013

Cara Kerja Wireless

Pengertian Wireless

Wireless dapat dikatakan adalah tanpa kabel, dalam hal ini adalah melakukan hubungan telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel. Saat ini teknologi wireless berkembang dengan pesat, secara kasat mata dapat dilihat dengan semakin banyaknya pemakaian telepon sellular, selain itu berkembang pula teknologi wireless yang digunakan untuk akses internet.

Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLANs (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah nama dagang (certification) yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (Internet) yang bekerja di jaringan WLANs dan sudah memenuhi kualitas interoperability yang dipersyaratkan.

Komponen Untuk Membangaun Wireless LAN

1. Access Point (AP)
 
Pada WLAN, alat untuk mentransmisikan data disebut dengan Access Point dan terhubung dengan jaringan LAN melalui kabel. Fungsi dari AP adalah mengirim dan menerima data, sebagai buffer data antara WLAN dengan Wired LAN, mengkonversi sinyal frekuensi radio (RF) menjadi sinyal digital yang akan disalukan melalui kabel atau disalurkan keperangkat WLAN yang lain dengan dikonversi ulang menjadi sinyal frekuensi radio.

Satu AP dapat melayani sejumlah user sampai 30 user. Karena dengan semakin banyaknya user yang terhubung ke AP maka kecepatan yang diperoleh tiap user juga akan semakin berkurang. Ini beberapa contoh produk AP dari beberapa vendor.

2. Extension Point

Untuk mengatasi berbagai problem khusus dalam topologi jaringan, designer dapat menambahkan extension point untuk memperluas cakupan jaringan. Extension point hanya berfungsi layaknya repeater untuk client di tempat yang lebih jauh. Syarat agar antara akses point bisa berkomunikasi satu dengan yang lain, yaitu setting channel di masing-masing AP harus sama. Selain itu SSID (Service Set Identifier) yang digunakan juga harus sama. Dalam praktek dilapangan biasanya untuk aplikasi extension point hendaknya dilakukan dengan menggunakan merk AP yang sama.



3. Antena

Antena merupakan alat untuk mentransformasikan sinyal radio yang merambat pada sebuah konduktor menjadi gelombang elektromagnetik yang merambat diudara. Antena memiliki sifat resonansi, sehingga antena akan beroperasi pada daerah tertentu. Ada beberapa tipe antena yang dapat mendukung implementasi WLAN, yaitu :

A. Antena omnidirectional

Jangkauan area Antena omnidirectional
Yaitu jenis antena yang memiliki pola pancaran sinyal kesegala arah dengan daya yang sama. Untuk menghasilkan cakupan area yang luas, gain dari antena omni directional harus memfokuskan dayanya secara horizontal (mendatar), dengan mengabaikan pola pemancaran ke atas dan kebawah, sehingga antena dapat diletakkan ditengah-tengah base station. Dengan demikian keuntungan dari antena jenis ini adalah dapat melayani jumlah pengguna yang lebih banyak. Namun, kesulitannya adalah pada pengalokasian frekuensi untuk setiap sel agar tidak terjadi interferensi. 

B.  Antena directional

jangkauan antena directional
Yaitu antena yang mempunyai pola pemancaran sinyal dengan satu arah tertentu. Antena ini idealnya digunakan sebagai penghubung antar gedung atau untuk daerah yang mempunyai konfigurasi cakupan area yang kecil seperti pada lorong-lorong yang panjang.

4. Wireless LAN Card

WLAN Card dapat berupa PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association), ISA Card, USB Card atau Ethernet Card. PCMCIA digunakan untuk notebook, sedangkan yang lainnya digunakan pada komputer desktop. WLAN Card ini berfungsi sebagai interface antara sistem operasi jaringan client dengan format interface udara ke AP. Khusus notebook yang keluaran terbaru maka WLAN Cardnya sudah menyatu didalamnya. Sehingga tidak keliatan dari luar. 

  
Cara Kerja Wireless

Di awal telah dijelaskan bahwa untuk menghubungkan sebuah computer yang satu dengan yang lain, maka diperlukan adanya Jaringan Wireless. Menurut sebuah buku yang bersangkutan, supaya komputer-komputer yang berada dalam wilayah Jaringan Wireless bisa sukses dalam mengirim dan menerima data, dari dan ke sesamanya, maka ada tiga komponen dibutuhkan, yaitu :
  1. Sinyal Radio (Radio Signal).
  2. Format Data (Data Format).
  3. Struktur Jaringan atau Network (Network Structure).
Masing-masing dari ketiga komponen ini berdiri sendiri-sendiri dalam cara kerja dan fungsinya. Kita mengenal adanya 7  Model Lapisan OSI (Open System Connection), yaitu:
  1. Physical Layer (Lapisan Fisik)
  2. Data-Link Layer (Lapisan Keterkaitan Data)
  3. Network Layer (Lapisan Jaringan)
  4. Transport Layer (Lapisan Transport)
  5. Session Layer (Lapisan Sesi)
  6. Presentation Layer (Lapisan Presentasi)
  7. Application Layer (Lapisan Aplikasi)
Sinyal Radio (komponen pertama), bekerja pada physical layer, atau lapisan fisik. Lalu Format Data atau Data Format mengendalikan beberapa lapisan diatasnya. Dan struktur jaringan berfungsi sebagai alat untuk mengirim dan menerima sinyal radio.

Lebih jelasnya, cara kerja wireless LAN dapat diumpakan seperti cara kerja modem dalam mengirim dan menerima data, ke dan dari internet. Saat akan mengirim data, peralatan-peralatan Wireless tadi akan berfungsi sebagai alat yang mengubah data digital menjadi sinyal radio. Lalu saat menerima, peralatan tadi berfungsi sebagai alat yang mengubah sinyal radio menjadi data digital yang bisa dimengerti dan diproses oleh komputer.



Prinsip dasar yang digunakan pada teknologi wireless ini sebenarnya diambil dari persamaan yang dibuat oleh James Clerk Maxwell di tahun 1964.

Dalam persamaan itu, dengan gamblang dan jelas Maxwell berhasil menunjukkan fakta bahwa, setiap perubahan yang terjadi dalam medan magnet itu akan menciptakan medan-medan listrik. Dan sebaliknya, setiap perubahan yang terjadi dalam medan-medan listrik itu akan menciptaken medan-medan magnet.

Lebih lanjut Maxwell menjelaskan, saat arus listrik (AC atau alternating current) bergerak melalui kabel atau sarana fisik (konduktor) lainnya, maka, beberapa bagian dari energinya akan terlepas ke ruang bebas di sekitarnya, lalu membentuk medan magnet atau alternating magnetic field.

Kemudian, medan magnet yang tercipta dari energy yang terlepas itu akan menciptakan medan listrik di ruang bebas, yang kemudian akan menciptakan medan magnet lagi, lalu medan listrik lagi, medan magnet lagi, dan seterusnya, hingga arus listrik yang asli atau yang pertama terhenti (terputus, red).

Bentuk energy yang tercipta dari perubahan-perubahan ini, disebut dengan radiasi elektromagnetik (electromagnetic radiation), atau biasa kita kenal sebagai gelombang radio. Itu artinya, radio dapat di definisikan sebagai radiasi dari energi elektromagnetik yang terlepas ke udara (ruang bebas).

Alat yang menghasilkan gelombang radio itu biasa dinamakan TRANSMITTER. Lalu alat yang digunakan untuk mendeteksi dan menangkap gelombang radio yang ada udara itu, biasa dinamakan RECEIVER.

Agar kedua alat ini (transmitter dan receiver) lebih fokus saat mengirim, membuat pola gelombang, mengarahkan, meningkatkan, dan menangkap sinyal radio, ke dan dari udara, maka dibantulah dengan alat lain, yaitu ANTENA.

Berkat persamaan dari Maxwell, transmitter, receiver, serta antena, yang kemudian disatukan dalam semua peralatan wireless LAN itulah, maka komputer bisa berkomunikasi, mengirim dan menerima data melalui gelombang radio, atau biasa disebut dengan wireless netwok.

Begitu banyak stasiun Radio dengan frequency yang berbeda-beda agar tidak saling bertabrakan, gelombang radio yang akan dikirimkan ke udara itu bisa diatur frequencynya. Yaitu dengan cara mengatur atau memodifikasi arus listrik yang berada pada peralatan pengirim dan penerima tadi (transmitter, receiver).

Dan jarak yang menjadi pemisah antar frequency dinamakan SPECTRUM. Lalu, bagian terkecil dari spectrum disebut dengan BAND. Dan untuk mengukur jumlah perulangan dari satu gelombang ke gelombang yang terjadi dalam hitungan detik, digunakanlah satuan HERTZ (Hz).

Hertz, diambil dari nama orang yang pertama kali melakukan percobaan mengirim dan menangkap gelombang radio, yaitu HEINRICH HERTZ. Satu hertz dihitung sebagai jarak antara satu gelombang ke gelombang berikutnya. Dan sinyal radio itu umumnya berada pada frequency ribuan, jutaan, atau milyaran hertz (KHz, MHz, GHz). Dengan mengatur frequency itulah maka sinyal radio bisa tidak saling bertabrakan.

Sumber : 
  • http://teorick.blogspot.com/2012/10/cara-kerjanya-wifi-wireless.html
  • http://joglosmart-comp.blogspot.com/2009/01/bagaimana-cara-kerja-wireless-network.html
  • http://imronayubi.wordpress.com/osi/
  • http://id.shvoong.com/exact-sciences/1733508-apa-saja-tujuh-lapisan-model/

Selasa, 08 Oktober 2013

Contoh Produk Telematika

Istilah telematika pertama kali digunakan pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya L'informatisation de la Societe. Istilah telematika yang berasal dari kata dalam bahasa Perancis telematique merupakan gabungan dua kata: telekomunikasi dan informatika.

Telekomunikasi sendiri mempunyai pengertian sebagai teknik pengiriman pesan, dari suatu tempat ke tempat lain, dan biasanya berlangsung secara dua arah. 'Telekomunikasi' mencakup semua bentuk komunikasi jarak jauh, termasuk radio, telegraf/ telex, televisi, telepon, fax, dan komunikasi data melalui jaringan komputer. Sedangkan pengertian  Informatika (Inggris: Informatics) mencakup struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi.

Jadi pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. Yang termasuk dalam telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu  contoh telematika.

 Istilah telematika ini sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah :
1. ICT
Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.

ICT dalam Pendidikan" ialah informasi komunikasi teknologi (ICT) yang digunakan untuk pendidikan. Alat Pendidikan ICT boleh dibahagikan kepada 3 kategori : Sumber input, Sumber output dan lain lain. Merujuk graph berikut :



Penyelidikan di seluruh dunia menunjukkan ICT boleh menolong proses pengajaran dan pembelajaran. Sebuah laporan yang dibuat oleh National Institute of Multimedia Pendidikan di Jepun, membuktikan bahawa peningkatan pendedahan pelajar melalui kurikulum pendidikan integrasi ICT mempunyai kesan yang signifikan dan positif tentang prestasi pelajar, terutama dalam hal "Pengetahuan · Pemahaman" · "kemahiran praktikal" dan "Presentasi kepakaran" dalam bidang pengajian seperti matematik, sains, dan pendidikan sosial. 

Namun, anda boleh melihat bahawa ada banyak solusi teknologi pendidikan yang disediakan di dunia yang boleh menyebabkan kebingungan di kalangan pendidik tentang bagaimana untuk memilih penyelesaian ICT yang tepat. Mari kita lihat kelebihan dan kekurangan daripada alat ICT untuk pendidikan dan menemukan apa jenis pendidikan ICT solusi ini berpadanan untuk keperluan sekolah anda.

Kelebihan utama alat ICT untuk pendidikan :
  1. Melalui ICT, dengan mudah gambaran dapat digunakan untuk pengajaran dan meningkatkan memori pelajar.
  2. Melalui ICT, dengan mudah pengajar dapat menjelaskan arahan kompleks untuk pemahaman pelajar.
  3. Melalui ICT, pengajar boleh membuat sesi interaktif dan membuat pelajaran lebih menarik, yang boleh meningkatkan kehadiran pelajar serta konsentrasi.
Kekurangan utama alat ICT untuk pendidikan :
  1. Penyediaan mesin boleh menjadi rumit
  2. Terlalu mahal
  3. Rumit untuk pengajar yang tiada pengalaman mengunakan alat ICT
2. GPS Tracking System
Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).

GPS adalah suatu sistem navigasi dengan bantuan satelit yang berfungsi untuk menentukan posisi, arah kecepatan dan waktu. Sedangkan GPS Tracker adalah suatu sistem yang menentukan posisi kendaraan, armada, aset barang maupun personal secara realtime. GPS Tracking ini memanfaatkan teknologi GPS untuk menentukan titik kordinat lalu mengirim data tersebut via GPRS/GSM untuk diterjemahkan oleh sistem ke dalam bentuk peta seperti Google Maps, Microsoft Maps atau lainnya.


Teknologi GPS ini telah digunakan sejak lama seperti di bidang teknik, pertanian, militer, navigasi, dan konstruksi dengan alat GPS canggih yang menggunakan satelit komunikasi berlisensi. Akhir-akhir ini teknologi GPS banyak digunakan sebagai alat lacak real-time yang ekonomis dengan mengkombinasikan fungsi sinyal GSM/GPRS untuk pengiriman data melalui infrastruktur provider telekomunikasi ke komputer server atau web. Berkat sinyal GSM/GPRS inilah alat GPS Tracker mampu berinteraksi dan menerima perintah dari tempat lain yang jauh melalui SMS atau aplikasi komputer.

Manfaat GPS Tracking System :
  1. Memantau keberadaan personil dan armada kendaraan sehingga pekerjaan / jadwal lebih terkontrol.
  2. Memudahkan analisa dan evaluasi operasional dengan otomatisasi laporan.
  3. Mengetahui langsung (real-time) jika terjadi penyalahgunaan atau pencurian terhadap aset atau kendaraan.
Sumber :